Yang @katakateglo, Si KBBI Twitter

Mencari arti, makna atau maksud dari sebuah kata kini tak perlu ribet buka KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Hanya dengan mengetik “@katakateglo ‘kata yang dimaksud'” di Twitter, maka keraguan kita akan sebuah arti kata akan tercerahkan.

 

Akun ini belum lah berumur sebulan sejak pertama kali dikicaukan 23 April 2013 lalu. Dari penelusuran saya, ada tiga orang hebat di balik akun ini. Yakni mas Ivan Lanin, Jim Geovedy dan R Lantip (sengaja ditulis demikian ben keliatan kayak Raden).

Saya sendiri enggan mencari maksud mereka membuat akun ini. Apakah mas Ivan terlalu capek ditanyain followernya tentng arti kata Bahasa Indonesia? Apakah ini akun alter ego mas Jim yang sering ngetwit pake English? Apakah mas Lantip yang memang tukang bikin bot lagi selo banget? Entahlah. Tapi yang pasti, akun ini sangat berguna, bermanfaat sekali bagi nusa dan bangsa Indonesia. Ini serius, bukan lebay.

Selain bisa mencari kata yang dimaksud, si @katakateglo ini bisa juga mencarikan kita padanan kata, membenarkan kata dan terus dikembangkan ke hal-hal tentang kaidah bahasa lainnya.

Oh iya, saya juga enggan menelusuri apakah yang di twitter ini lebih baru dari KBBI? Apakah ini sama lengkapnya dengan versi web kateglo yang sudah menampung 191198 entri glosarium, 72251 entri kamus, 2012 entri peribahasa, serta 3423 entri singkatan dan akronim itu? Bagaimanakah alur algoritmanya, dan lainnya? Yang saya tahu, ketiga orang ini sudah membuat terobosan hebat demi mempermudah kita.

Yang menggelitik bagi saya adalah pemilihan nama akun @katakateglo. Pernah saya tanyakan maksudnya, tapi jawabannya selo banget. “Biar kalau ada yang nanya ‘katanya siapa?’ Bisa dijawab ‘katakateglo’,” begitu kata om Gajah dulu.

Bagi saya akun ini sedikit banyak dapat melestarikan Bahasa Indonesia. Akun ini bisa juga membenarkan salah kaprah yang terjadi dalam penggunaan Bahasa Persatuan kita itu. Seperti sebut saja ‘sekedar’, ‘punggawa’, ‘jumawa’ dan deretan salah kaprah yang tetap saja dipakai editor media-media mainstream.

Salut sekaligus iri pada pembuatnya. Mereka bisa menciptakan sesuatu yang berguna. Semoga kita bisa seperti mereka. :D

Sebarkan!Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

4 comments

  1. nophindahoz says:

    oemjiii.. baru tauk ada ini padahal tiap hari kerja pake kateglo.. ngok banget.. cus langsung follow :D

    *eh kok aku jadi sering komen di sini sih.. tapi gapapa deh emang lagi kangen masCum*

Leave a Reply