Yang Antara Hidupku, XL, dan Senyum-Senyum Sendiri

Bagi saya, XL adalah pemantik untuk membuat saya senyum-senyum sendiri penuh bahagia. XL123 adalah penyulut kenangan dan pengalaman berharga yang berkesan in my life, yaitu mengomandoi sebuah acara yang boleh dibilang bertaraf nasional. Ya, XL akan selalu mengingatkan saya tentang sebuah acara kumpul blogger se-Indonesia pada Januari 2011 silam yang bertajuk “Oblong Merah Muda”. yang lanjut membaca →

Yang Kenangan Dua Hamid

Dalam sebuah diskusi, di Bandung tentu saja, Zen pernah menuturkan perbedaan ingatan dan kenangan. Menurutnya ingatan sengaja kita rekam, kita simpan, dan sengaja kita panggil atau cari-cari sewaktu kita butuhkan. Sementara kenangan, ia tersimpan dengan sendirinya dan muncul sewaktu-waktu. “Itulah makanya ada lupa ingatan, tapi tak pernah ada lupa kenangan,” katanya memperkuat.

Kini, kalau boleh saya tambahkan, begini:
“Kenangan akan bertambah seiring kepergian dan kehilangan”.

Kepergian Muhammad Hamid 20 Mei lalu lah yang membuat saya berargumen demikian. Saya yakin, Hamid kini berada dalam baris kenangan benak saya dan akan muncul sewaktu-waktu. Tanpa saya panggil. yang lanjut membaca →