Yang 10 April, Menciptakan Penyakit Malu

Sehat? Tidak sehat? Itu semua tergantung sudut pandang Anda. Dari sudut pandang industri farmasi, buruknya kesehatan bisa jadi sangat bagus.

Ambil saja rasa malu, misalnya. Karakter ini bisa saja diterima, bahkan menarik. Itu sebelum ia dicap sebagai penyakit. Pada tahun 1980, Asosiasi Psikiater Amerika memutuskan bahwa rasa malu adalah penyakit psikologis dan masuk dalam “Manual Gangguan Mental”, yang secara rentang waktu tertentu diperbarui oleh ‘imam besar ilmu pengetahuan’.

Layaknya penyakit, rasa malu membutuhkan pengobatan. Sejak kabar itu tersiar, Big Pharma menciptakan keuntungan dari penjualan harapan kepada pasien yang terganggu oleh “fobia sosial”, “alergi kepada orang lain”, “masalah medis yang parah”.

Disadur dan diterjemahkan dari “Manufacturing Desease” di buku “Children of the Days”, Eduardo Galeano

Sebarkan!Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+1Email this to someone

Leave a Reply