Yang 13 April, Tanpa Bertemu Pun Kami Tahu

Pada tahun 2009, di atrium biara Mani di Yucatan, 42 Fransiscan menggelar upacara ganti rugi atas kerusakan yang telah dibuat kepada suku pribumi.
“Kami mohon ampun kepada orang-orang Maya, karena tidak memahami pandangan mereka, agama mereka, karena menyangkal dewa mereka, karena tidak menghormati budaya mereka, karena selama berabad-abad telah memberlakukan agama yang tidak mereka mengerti, karena telah memperlakukan mereka sebagai setan dalam menjalankan agamanya, karena telah berkata dan menulis bahwa mereka bekerja untuk Iblis dan bahwa berhala-berhala mereka itu Setan dalam daging.”
Empat setengah abad sebelumnya, di berbagai tempat, Fransiscan yang lain, Diego de Landa, membakar kitab-kitab Maya bersamaan dengan koleksi kenangan delapan abad mereka.

***

Disadur dan diterjemahkan dari “We Knew Not How To See You” di buku “Children of the Days”, Eduardo Galeano

Sebarkan!Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+1Email this to someone

Leave a Reply