Yang 2 April, Humas di Balik Propaganda

Tahun 1917, Presiden Woodrow Wilson mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan ikut terjun di Perang Dunia I.
Empat setengah tahun sebelumnya, Wilson terpilih dari kandidat pengusung misi perdamaian.
Opini publik masih dihinggapi antusiasmenya dalam pidato perdamaiannya dan juga pernyataannya terhadap perang.
Edward Bernays lah sang penulis utama dalam keajaiban itu.

Ilustrasi gambar dari Bawehali

Ketika perang usai, Bernays mengakui bahwa ia telah menggunakan foto editan dan membuat anekdot untuk memicu sentimen pro perang.
Sang humas ini pun sukses menggebrak karir yang cemerlang.
Bernays kemudian menjadi penasehat beberapa presiden dan pebisnis berpengaruh dunia.
Realitanya bukan itu; tapi apa yang kukatakan padamu ini. Kita harus berterima kasih padanya dibanding siapapun, atas teknik moderennya dalam memanipulasi massa, yang dapat meyakinkan orang untuk membeli sesuatu, mulai dari merek sabun hinggga perang.

Disadur dan diterjemahkan dari buku Children of the Days, Eduardo Galeano

Sebarkan!Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Leave a Reply