Yang 24 April, Bahayanya Publikasi

Pada tahun 2004, pemerintah Guatamela untuk pertama kalinya memecahkan tradisi pembebasan hukuman dan secara resmi mengakui bahwa Myrna Mack memang dibunuh oleh instruksi dari presiden negara itu.
Myrna sebelumnya telah melakukan penelitian terlarang. Meskipun ancaman menderanya, ia tetap pergi jauh ke dalam hutan dan pegunungan untuk mencari mereka yang dibuang di negerinya sendiri, yang selamat dari pembantaian militer. Ia mengumpulkan suara-suara mereka.

Pict via Ticotimes

Pada 1989, dalam sebuah konferensi pakar sosial, seorang antropolog dari Amerika Serikat mengeluhkan tentang tekanan untuk terus menghasilkan sesuatu; “Di negaraku jika Anda tak mempublikasikannya, Anda akan binasa.”
Dan Myrna menjawab, “Di negaraku jika Anda memplubikasikannya, Anda akan binasa.”
Ia memplubikasikannya.
Ia ditikam hingga tewas.

***

Disadur dan diterjemahkan dari “The Perils of Publishing” di buku “Children of the Days”, Eduardo Galeano

Sebarkan!Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+1Email this to someone

Leave a Reply