Yang 25 April, Tolong Jangan Selamatkan Kami

Sepanjang pekan ini di 1951, Mohammad Mossadegh akhirnya terpilih sebagai perdana mentri Iran yang tanahnya telah terkeruk.

Mossadegh bersumpah mengembalikan minyak Iran, yang telah diberikan ke Sekutu.

Namun nasionalisasi minyak yang dilakukannya dinilai akan menyebabkan kekacauan yang malah membantu perjuangan para Komunis. Maka, Presiden Eisenhower memberi perintah untuk menyerang, dan Amerika Serikat menyelamatkan Iran. Kudeta yang pecah di tahun 1953 menjebloskan Mossadegh ke penjara, banyak para pengikutnya dikirim ke liang lahat, dan empat puluh persen minyak Mossadegh dinasionalisasi ke perusahaan Amerika Serikat.

Eisenhower saat sidak dalam usaha ‘penyelamatan’ (c) Strijdbewijs

Beberapa tahun kemudian, jauh dari Iran, President Eisenhower memberi perintah penyerangan lain, dan Amerika Serikat menyelamatkan Guatemala. Sebuah kudeta menggulingkan pemerintahan Jacobo Arbenz, yang terpilih secara demokratis, karena ia mengambil alih tanah garapan dari United Fruit Company. Mengambil alih tanah dianggap akan menimbulkan kekacauan yang membantu Komunis.

Guatemala sampai saat ini masih harus membayar aksi kebaikan itu.

***

Disadur dan diterjemahkan dari “Don’t Save Us, Please!” di buku “Children of the Days”, Eduardo Galeano

Sebarkan!Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+1Email this to someone

Leave a Reply