Yang Empal Brewok dan Pistol Gombyok

please, don’t hate me. #random

A photo posted by Twicolabs Design (@twicolabs) on

Sekitar tahun 2003-2004, frasa yang tergambar di atas, Empal Brewok, menjadi perdebatan sengit dalam dunia berita-beritaan pertelevisian. Adalah JTV dengan program berita berbahasa Jawa Timuran, tepatnya Suroboyoan, bertajuk ‘Pojok Kampung’ yang menjadi trigger perdebatan itu.

Bagaimana perdebatan tak menjadi sengit? Lha wong Empal Brewok itu adalah frasa yang digunakan untuk menyebut vagina. Sementara pasangannya, penis, disebut sebagai Pistol Gombyok.

Kata-kata itu kerap muncul dalam pemberitaan tentang perkosaan. Seperti, “Sak marine diprikso, dokter njelasno lek Empal Brewok e Bunga mari dileboni karo Pistol Gombyok e wong sing saiki sik diuber Pulisi. (Setelah diperiksa, dokter menjelaskan bahwa vagina Bunga baru dimasuki penis dari orang yang sekarang sedang dalam pengejaran kepolisian).

Atau berita tentang pelacuran, “Saben wengi deweke dodolan Empal Brewok nang Jarak (Tiap malam dia jualan vaginanya di daerah Jarak)”.

Debat sengit rata-rata menyudutkan JTV yang dianggap tak sopan. Meski pun sudah terang-terangan mengaburkan kata asli dari bahasa Jawa.

Begitulah Indonesia, yang katanya ketimuran. Urusan sex adalah hal yang tabu. Tak boleh disebut secara terang-terangan. Hanya boleh dinikmati dalam diam, sembari merem melek keenakan.

Aneh juga sih urusan tata bahasa sex di negeri ini. Sodara(i) akan dicap mesum, berkata kotor jika menyebut alat kelamin dengan bahasa daerah atau bahasa Indonesia sekalipun. Bahasa Ibu sendiri. Menyebut; “Tempik”, “Memek”, “Kontol. Wah nggak sopan.

Sodara(i) akan dipandang sopan, terlihat intelek malah, jika menyebutnya dengan bahasa serapan. Bahasa impor! Macam “penis dan “vagina”.

Katanya ketimuran, beradat, tapi menggunakan bahasa Timur, bahasa adat, malah dibilang nggak sopan dan tak tahu adat.

Sebentar…
Kok jadi panjang gini sih.

Wong saya cuma pingin ngucapin selamat ulang tahun buat teman saya yang gambar di atas, Fahrizal Tawakkal. Cuma tadi nyari-nyari foto dia ke instagram hasil desainnya, @Twicolabs, siapa tahu nemu bahan meme, eh malah nemu Empal Brewok.
Sebuah permainan typografi yang cukup indah, minimal bagi saya.
Selamat ulang tahun Cep, sukses terus, bahagia selalu dan jangan banyak-banyak!

Sebarkan!Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+1Email this to someone

Leave a Reply